Pasien Corona di Malaysia Bertambah 15 Ribu Orang Dalam Sehari

Pasien Corona di Malaysia bertambah 15 Ribu Orang dalam sehari – Pemerintah Malaysia melaporkan  kasus baru COVID-19 mencapai rekor tertinggi hingga 15.573 kasus perhari pada hari Jumat (23/7/2021) , telah melampaui rekor tertinggi sebelumnya.

Jumlah pasien yang terinfeksi hingga diatas 15.000 orang per hari merupakan pertama kalinya di negara jiran Indonesia ini.

Dilansir dari Reuters pada hari Jumat (23/7/2021), wilayah Lembah Klang kembali menyumbang lebih dari setengah infeksi baru 7.672 di wilayah Selangor, di Kuala Lumpur terdapat 2.063 kasus. Sedangkan di wilayah lainnya terdapat 722 kasus di Johor dan 530 kasus baru di Penang.

Bulan Juli ini telah menjadi bulan yang mencatat beberapa rekor tertinggi bagi negara Malaysia, yang telah berada dalam fase Lockdown nasional mulai tanggal 01 juni 2021 ini. Negara ini juga telah memecahkan rekor sebelumnya sebesar 13.125 kasus pasien Corona minggu lalu pada tanggal 15 Juli 2021.

Adapun rekor tertinggi yang tercatat dicapai pada tanggal 9 Juli, 13 Juli, dan 14 Juli 2021.

Pada tanggal 21 Juli, Malaysia juga telah mencatat rekor kematian tertinggi pasien Corona semenjak dimulainya wabah pandemi dengan mencatat 199 kematian pasien COVID-19.

Lonjakan kasus di tengah berbagai masalah politik yang sedang melanda negara ini, termasuk pertikaian politik di antara para pemimpin partai.

Malaysia saat ini telah tercatat 980.491 kasus COVID-19 hingga hari Jumat (23/7/2021) ini.

Negara Malaysia yang telah memasuki fase Lockdown nasional semenjak tanggal 1 juni bulan lalu, telah melaporkan lebih dari 9.000 kasus dalam sehari.  Jumlah kasus harian terus bertambah setiap harinya hingga akhirnya mencapai angka lima digit untuk pertama kalinya sejak tanggal 13 Juli lalu.

Situasi ini membuat sejumlah besar warga negara Malaysia meluapkan emosi dan ketidak percayaan mereka terhadap pemimpin negara dan pemerintahannya melalui tagar di media sosial yang berbunyi #KerajaanGagal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.