Teknik Pengereman Sepeda Motor Bagi Pemula

Teknik Pengereman Sepeda Motor Magi Pemula – Sepeda Motor sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kita pada saat ini sebagai alat transportasi untuk bepergian. Berbeda dengan negara maju yang memiliki alat transportasi umum massal canggih dan banyak pilihan, masyarakat kita lebih terbiasa dengan mengendarai sepeda motor untuk bepergian karena keterbatasan angkutan umum.

Apalagi di jalanan ibukota di Jakarta, banyaknya kemacetan yang terjadi membuat waktu perjalanan ke suatu tempat menjadi lebih lama ketika mengendarai mobil. Berbeda dengan mobil, sepeda motor menjadi alternatif pilihan banyak masyarakat awam karena selain harganya yang murah, juga bisa digunakan untuk melakukan berbagai manuver menembus kemacetan di ibukota.

Mengendarai sepeda motor memang bisa dilakukan siapa saja apabila berlatih dengan baik dan benar, meskipun begitu untuk para pemula tentu saja banyak hal yang harus diperhatikan saat mengendarai sepeda motor.

Salah satu hal yang penting untuk dipelajari tentu saja adalah teknik pengereman , khususnya saat menggunakan rem depan. Untuk para pemula disarankan untuk menggunakan empat buah jari tangan saat menarik tuas rem depan.

“Pertimbangan untuk menarik tuas rem menggunakan empat jari dilakukan agar para pemula merasa lebih yakin saat mengurangi kecepatannya,” kata Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, kepada Kompas.com, beberapa waktu yang lalu.

Sony menambahkan lagi bahwa dengan menarik tuas rem menggunakan empat jari dilakukan agar lebih yakin untuk memastikan tidak meleset. Sebabnya jika hanya menggunakan satu jari, jika jari terpeleset akan mengakibatkan kepanikan dan berakhir dengan tabrakan atau kecelakaan.

Menurut Sonny, bisa juga menggunakan dua jari atau tiga jari untuk melakukan pengereman. Asalkan, tidak hanya mengandalkan satu jari saja.

Menurutnya, teknik pengereman dengan menggunakan lebih dari satu jari lebih kepada faktor keamanan dan keselamatan pengendara sepeda motor daripada faktor kebiasaan.

“Saat melakukan pengereman dengan menggunakan empat jari, gas bisa dihentikan dengan baik dan sempurna. Hal ini juga dapat dilakukan agar membuat kebiasaan keempat jari tidak stand by di handle rem,” tambah Sony.

Begitupun dengan sepeda motor skuter matik yang tuas rem belakang ada disebelah kiri setang pengendara sepeda motor. Apabila jari selalu diletakkan di tuas rem, akan menjadi kebiasaan yang membuat pengendara motor menjadi agresif. Akibatnya, roller pada komponen CVT menjadi cepat aus dan membuat sepeda motor menjadi bergetar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.